KPU Kabupaten Wajo Bahas Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Pilkada



Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo dalam rapat rutin setiap pekannya kini membahas berbagai masalah yang terangkum dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) pada Pemilihan Kepala Daerah  (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Wajo pada pemilu sebelumnya.
Rapat rutin yang dilaksanakan setiap pekannya, minimal sekali pertemuan, dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Wajo. Hj. Andi Nurwana, dan empat komisioner lainnya yakni Rafiuddin Rasyid, Patauntung, Andi Tenri Sampeang dan Haedar. Selain itu, kegiatan rapat rutin ini juga dihadiri jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Wajo sebagai wujud kesiapan menghadapi Pilkada serentak yang pungut hitungnya pada tahun 2018 mendatang.

Pencermatan terhadap daftar inventarisasi masalah ini, bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaran Pilkada yang sudah dilakukan. Menurut Ketua KPU Kabupaten Wajo, Hj. Andi Nurwana, melakukan evaluasi terhadap penyelenggara Pemilu sebelumnya khususnya Pilkada, akan memberikan cara pandang baru, dan menyiapkan berbagai solusi terhadap masalah-masalah, yang tentu saja diharapkan dapat diminimalisir pada Pilkada yang akan datang. “Ini merupakan bagian kesiapan kami untuk menyelenggarakan Pilkada serentak,” tandas Hj. Andi Nurwana, pada rapat rutin Senin, 7 November 2016.

Hj. Andi Nurwana menambahkan, perlunya peningkatan pendidikan politik kepada masyarakat, yang tentu saja menjadi tanggungjawab bersama, baik Partai Politik dan seluruh stakeholder yang ada. “Sebab, dalam evaluasi kami beberapa masalah yang muncul sebagai akibat dari lemahnya pendidikan politik. Misalnya, soal saksi di TPS, banyak saksi yang masih belum tahu tugas dan fungsinya, bahkan sebelum pemungutan dan penghitungan suara rampung ada saksi yang meninggalkan TPS,” ujar Hj. Andi Nurwana.

Dalam pemetaan DIM ini, dilakukan evaluasi pertahapan, mulai tahapan persiapan misalnya perekrutan penyelenggara adhoc (PPK, PPS dan KPPS), termasuk perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Pemutakhiran Data Pemilih, Pencalonan, Kampanye dan Pelaporan Dana Kampanye, Pemungutan dan Rekapitulasi Penghitungan Suara, Penetapan Pasangan Calon Terpilih, dan Sengketa Hasil.
Untuk diketahui, agenda rapat rutin yang dilaksanakan setiap pekannya minimal sekali, adalah upaya penyelenggara dalam hal ini KPU untuk lebih meningkatkan ferformance guna menyosong Pilkada serentak. Beberapa agenda rapat sebelumnya juga sudah dilakukan pembahasan secara lengkap, mulai dari bahasan pengusulan anggaran, peraturan perundang-undangan yang baru, dan penyandingan dengan PKPU-PKPU yang sudah dirilis di website www.kpu.go.id.(PPID/PU)