Launching "Bola Macca" Rumah Pintar Pemilu KPU Kabupaten Wajo

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo melaunching Rumah Pintar Pemilu (RPP). Lauching berlangsung di kantor KPU, Jumat, 7 April 2017.
Pelaksanaan Launching dihadiri oleh Bupati Wajo yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Wajo, Firdaus Perkesi, Wakil Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri dan unsur muspida lainnya, bersama tokoh masyarakat lainnya dan parpol, ormas dan insan pers.
Sebelum dilaksanakan launching terlebih dahulu dilakukan sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih yang diikuti oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus, dan pelajar setingkat SMA/MA.
Dalam sambutannya Ketua KPU Wajo, Hj. Andi Nurwana mengatakan, ke depan kita akan
menyelenggarakan pemilihan bupati dan Gubernur secara serentak. "Kemungkinan tahapan akan dimulai pada Agustus 2017 sampai dengan Juni 2018," ungkap Hj. Andi Nurwana.


Sekadar diketahui, RPP ini sesungguhnya merupakan program KPU RI yang digagas oleh Ketua KPU RI Husni Kamil Manik (almarhum). Yang tentu saja, diharapkan menjadi tempat menimba pengetahuan tentang berbagai hal soal kepemiluan di Indonesia. "Tujuan dari pembentukan RPP ini untuk meningkatkan partisipasi pemilih baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif. Dan dengan adanya RPP ini menjadi sumber informasi kepemiluan, yang dapat mengedukasi para pemilih," ujar Hj. Andi Nurnawa
Sementara Divisi Hukum KPU Provinsi Khaerul Mannang SH, mengatakan, salah satu indikator sukses pemilihan ini, dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.


Kharul Mannang berharap, launching RRP ini tidak sebatas formalitas semata, tapi perlu senantiasa di tingkatkan ke depan. "Besar harapan kami kepada masyarakat dan pemangku kepentingan, untuk senantiasa memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan demokrasi di tanah air," ujar Khaerul Mannang.
Khaerul Mannang menambahkan, bahwa salah satu kunci kesuksesan penyelenggara adalah taat azas dan taat terhadap peraturan perundang-undangan yang ada. "Tentu kesuksesan penyelenggara tidak bisa dicapai tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat," pungkas Khaerul Mannang.
Sekda Kabupaten Wajo, Firdaus Perkesi, mendampingi anggota KPU Provinsi SulSel Khaerul Mannang melakukan pengguntingan pita, sebagai tanda mulai dioperasionalkannya Rumah Pintar Pemilu yang mengusung kearifan lokal dengan mengangkat nama "Bola Macca".


Rumah pintar Pemilu merekam sejarah kepemiluan di Indonesia, untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang arti pentingnya demokrasi yang diwujudkan dalam pemilihan umum, yang langsung, umum, bebas dan rahasia.
Rumah Pintar Pemilu merupakan sarana demokrasi dalam meningkatkan partisipasi Pemilih yang mengedepankan budaya Lokal. Sehingga rumah pintar pemilu yang dilaunching oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo merangkai nama dengan sebutan Bola (atau rumah) dan Macca (atau Pintar).


Rumah Pintar Pemilu adalah sarana untuk meningkatkan partisipasi Pemilih di masyarakat. Rumah Pintar Pemilu merupakan bangunan fisik yang disesuaikan dengan kebutuhan memiliki kelengkapan sarana dan prasarana yang ideal. Minimal memiliki 4 (empat) persyaratan yakni ruang Audio Visual, ruang Pamer/Alat Pegara yaitu yang memuat informasi kepemiluan, ruang diskusi, dan ruang simulasi.
Bola Macca atau rumah pintar pintar pemilu menayangkan sejarah kepemiluan, pelaksanaan Pemilu, sejarah pendirian, komisioner, tata cara pemungutan, tata cara penghitungan,  regulasi-regulasi penyelenggaraan dan Informasi kepemiluan tersaji di ruang ini.(PPID-KPU WAJO)